Pencarian  
adminwebMonday, 18 November 2013 07:55 Profil Anggota/Satuan

PRATU JOKO WICAKSONO “SNIPER” DARI YON ARHANUDSE-8

Pendam5, Sederhana dan kalem penampilannya, senyum senantiasa mengembang di bibir pria yang berpostur kecil ini.Tapi tak disangka seabrek prestasi telah disandangnya, khususnya di bidang olah raga menembak.
Dia adalah Pratu  Joko Wicaksono,  personel Batalyon  Arhanudse-8/Sriti dengan Komandan Batalyon Letkol Arh. Budi Laksana ini, yang belum lama menyabet Juara II 10M Air Pistol Men Team, dalam Kejuaraan Nasional Menembak Awang Faroek Cup II diselenggarakan 21-30 Juni 2013, di Balikpapan, Kalimantan.
Pratu Joko Wicaksono dalam keseharian di kesatuannya sebagai Tabidik Elevasi-2 Mer-3 Ton I Raimer R., ternyata mempunyai keahlian sebagai petembak handal yang perlu diperhitungkan baik di even Pengda Perbakin Jatim maupun diluar Jatim.Menapaki awal karirnya sebagai hasil pembinaan Satuan, kreativitas dan perhatian Komandan Batalyon Arhanudse-8, yang saat itu dijabat Letkol Arh. Miftahudin untuk mencari bibit petembak muda dengan menyeleksi prajurit “bujangan” telah membuahkan hasil yang mencengangkan.Dari seleksi itu berhasil mengumpulkan 28 orang bergolongan darah B dan masih terus dipilih kembali yang benar-benar berpotensi. Maka terpilihlah Joko dengan kedua rekannya yang lain. Selanjutnya, diarahkan untuk bergabung dengan Perbakin Jatim pada tahun 2010. Atas bimbingan  tangan dingin pelatih P. Maulana, dengan berbekal  keuletan dan keyakinan diri, maka Joko ditempa menjadi petembak yang siap untuk bertarung di segala event. Pembuktian pelatihnya ternyata benar. Joko yang diketahui lulusan SMA Tahun 2006 dari Kabupaten Bojonegoro dan  masuk Secata Rindam V/Brawijaya pada tahun 2007 membuktikan kepercayaan pelatih dengan hasil yang menggembirakan. Pertandingan pertamanya yaitu pada tanggal 13-15 Mei 2011 diterjunkan dalam Kejuaraan Walikota Surabaya mendapat Juara III dengan Score=555 mendapat medali dan Piagam.
Langkah pertamanya memberi semangat dan motivasi tinggi untuk terus menggapai prestasi. Keyakinan diri dari Pratu Joko yang terlahir dari orang tuanya seorang petani, tidak mengecilkan arti. Ajang pembuktian itu terlihat walau sudah berkeluarga dan menjadi seorang bapak dengan anak satu yaitu pada 19 Juni2011, lolos Pra Pon XVIII di Lapangan Tembak Senayan Jakarta.
Satu demi satu medali diraih seperti Kejuaran menembak terbuka  (Kejurnas)  Jakarta Anniversary XXXI/2011 dengan Score=560. Even diluar pada 20-26 Juli-2011, Juara III kejuaraan menembak terbuka (Kejurnas) Kapolri Cup mendapat Medali dan Piagam dengan Score perolehan 1665 pada kelompok beregu. Pada tanggal  26 Maret sampai 1 April 2012 kembali mendapat Juara II Kejuaraan menembak terbuka (Kejurnas) antar Club 2012 mendapat Medali dan Piagam dengan Score=1660 (beregu). Juara I Kejuaraan menembak terbuka Kapolri Cup dan Lely Sampoerno Cup mendapat Medali dan Piagam dengan Score = 661 untuk Shoot-Off=10,2 yang diikuti 66 peserta dari Perbakin Seluruh Indonesia. Dan yang terakhir yaitu Kejurnas Menembak Awang Faroek Cup II-2013 Kalimantan Timur mendapat Juara II 10 M Air Pistol Men Team mendapat Medali dan Piagam dengan Score=1666 (beregu).
Suatu kebanggaan bagi Pratu Joko adalah pada tanggal 11 Januari 2013 menerima penghargaan dari Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Amrid Salas Kembaren sebagai petembak Air Pistol terbaik dengan Score=557 (hasil seleksi). Hasil kegigihan dan kedisiplinan dalam berlatih akhinya membuahkan dalam setiap bertanding (pdm5)


Berita Lain :