Pencarian  
adminwebTuesday, 17 February 2015 14:35 Amanat

AMANAT KEPALA STAF AD PADA UPACARA BENDERA 17-AN

AMANAT KEPALA STAF ANGKATAN DARAT
PADA UPACARA BENDERA 17-AN

 

Tanggal : 1 7 Februari 201 5

Pukul     : 07.00 WI

Tempat : Lap. Upacara Mabesad danSeluruh  Kotama/Balakpus TNI AD.

 

Assalamu‟alaikum Wr. Wb,
Selamat Pagi, dan salam sejahtera
bagi kita sekalian,
Shaloom,
Om Swastiastu,

Para Perwira, Bintara, Tamtama dan
Segenap Pegawai Negeri Sipil TNI AD
sekalian yang saya cintai dan saya
banggakan,

Mengawali upacara pada pagi hari ini,marilah kita memanjatkan puji syukurkehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karenaatas limpahan rahmat, dan ridho-Nya, padahari ini kita dapat mengikuti UpacaraBendera 17-an bulan Februari 201 5, dalamkeadaan sehat wal ’afiat.

Pada kesempatan yang membanggakan ini,saya ingin menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan kepada segenapPrajurit dan PNS TNI AD yang terusberupaya memberikan darma baktiterbaiknya kepada Bangsa dan Negara. Ditengah tantangan tugas yang tidak semakinringan, para Prajurit sekalian tetap  Dapatmenjaga soliditas, kerja sama dan semangatpantang menyerah dalam melaksanakantugas-tugasnya, baik di seluruh pelosokwilayah tanah air, di wilayah perbatasan danpulau-pulau terluar, maupun dalammelaksanakan tugas menjaga perdamaian  dunia di berbagai penjuru dunia.



Para Peserta Upacara sekalian yang
saya hormati,

Sebagaimana kita ketahui bersama,bahwa pangan merupakan salah satu komoditas yang sangat penting dan strategisbagi keberadaan sebuah negara. Pengalamanmenunjukan bahwa permasalahan yangterkait dengan pangan dapat menjadipemicu bagi krisis yang berujung padakehancuran sebuah negara. Dengan terusbertambahnya jumlah penduduk dunia, dantentu saja meningkatnya kebutuhan pangansecara sangat tajam belakangan ini, makanilai strategis pangan juga akan semakinmeningkat.Pada tahun 2008, misalnya, ketikabanyak sekali bahan pangan diubah menjadibahan bakar, terjadilah krisis harga pangan yang sangat parah, terjadi kenaikan hargapangan hingga mencapai 75 persen. Banyaknegara yang kemudian harus mengalamikrisis ekonomi yang Berkepanjangan akibatkrisis harga pangan ini. Dengan perkembangan ini, dapat diperkirakan bahwa cepat ataulambat, bahan pangan akan mulai menjadi sumber perselisihan atau setidaknyamenjadi pemicu konflik antar negara. Kecenderungan seperti itu, tentu harusmenjadi perhatian kita bersama, terlebih bagi Indonesia yang merupakan negaraagraris. Bersamaan dengan meningkatnya kebutuhan pangan dunia, maka sangat mungkinnegara dengan masyarakat agraris padasaatnya akan menjadi sasaran negara-negara lain,dan akan menjadi target untuk diserang,dihancurkan dan dikuasai. Salah satu upayauntuk menguasai negara agraris, adalahdengan cara mengalihkan negara agraris itumenjadi negara industri. Pada saat yangsama juga dibangun ketergantungan negaraindustri ini kepada negara-negara industri lainnya.Pada kondisi yang demikian itu, maka sangat mudah untuk menghancurkan negaratersebut. Hanya dengan menerapkan embargo pada negara industri yang sudahtidak memiliki sumber pangan tersebut, maka ketahanan ekonomi dan pangannyamenjadi rapuh. Apabila kondisi ketahanan ekonomi dan pangan sudah hancur, makaketahanan nasional akan rapuh. Apabila ketahanan nasional rapuh, maka tunggulahsaatnya kehancuran akan melanda keberadaan Bangsa dan Negara tersebut.Berdasarkan pemikiran di atas, maka
swasembada pangan menjadi sangat
penting dan mendesak untuk dapat diwujudkan di Indonesia. Dalam kaitan itupula, atas perintah Presiden RI, TNI AD
telah melaksanakan berbagai bentuk kerja
sama dengan kementrian dan instansi terkaitdalam rangka mendukung kebijakanpemerintah dalam mencapai  swasembadapangan. Tidak hanya dalam rangkamenjamin ketersediaan pangan bagi seluruhrakyat Indonesia, tetapi juga sebagai upayauntuk menjaga dan memelihara ketahanannasional dan tetap tegak-kokohnya NegaraKesatuan Republik Indonesia.


Para Prajurit dan PNS TNI AD yang
saya cintai.

Sebagaimana telah saya sampaikanpada berbagai kesempatan, di tengah-tengah kehidupan bangsa dan negara saat ini, kitamelihat indikasi kuat berkembangnya proxywar. Ancaman proxy war ke depanmenjangkau pula persoalan energi, pangan,air, narkoba dan lain sebagainya. Saat iniyang tengah kita alami adalah indikasiberkembangnya „tangan-tangan‟ atau„kekuatan-kekuatan‟ tersembunyi yangdilatarbelakangi oleh berbagai kepentingan,dengan tujuan untuk memecah belahpersatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.Dalam sejarah panjang pergolakan dunia,kita mencatat bahwa kekuatan-kekuatantersembunyi banyak berpengaruh terhadapkehancuran suatu Negara dan Bangsa.Kehancuran Uni Soviet dan negara-negaraEropa Timur pada akhir perang dinginbeberapa tahun lalu, misalnya, adalah buktinyata yang tak terbantahkan adanyakekuatan tersembunyi yang berperan dalammeluluhlantakkan negara-negara di kawasan tersebut.Dewasa ini sudah mulai kita rasakanadanya proxy war di Indonesia. Ada kekuatanyang hendak melemahkan kita, denganmengadu domba, memprovokasi dan menyebarfitnah lewat media massa dan media sosial,untuk terus menerus berupaya memecahbelah Bangsa Indonesia. Gejala-gejala tersebutdapat dilihat melalui berbagai bentuk pemberitaanmedia yang provokatif, peredaran narkoba, penyebaran pornografi dan seks bebas,tawuran pelajar, perang antar kelompok dan masih banyak lagi lainnya.Ancaman proxy war, dalam kontekskepentingan nasional Bangsa Indonesia,harus terus diwaspadai dan disikapi secarabersungguh-sungguh. Berbeda dengan perangfisik di era perjuangan kemerdekaan dulu,perang jenis baru ini tidak sepenuhnya terlihatsecara fisik, namun dampak  penghancurannyalebih luas. Bahkan tanpa kita sadari,ancaman dan bahaya proxy war ini langsungmenerobos masuk dan menghancurkansendi-sendi kehidupan bangsa ini, hinggaruang-ruang pribadi di rumah kita masing-masing.Jika kita ingat kembali sejarah panjangperjuangan Bangsa Indonesia mulai jamankerajaan hingga terbentuknya NKRI,menunjukan dengan jelas bahwa “kekuatankekuatan tersembunyi” lah yang berhasilmenghancurkan eksistensi bangsa dari dalam, bukan melalui invasi besar musuh secara terbuka.Sebagai Bangsa pejuang yang telah banyakmengalami pasang surutnya perjuangan, kitatidak boleh terlena dalam situasi yang dapatmengancam keutuhan NKRI ini. Mari kitabangkit dan melawan terhadap segalabentuk proxy war yang terjadi di negeri ini.Jajaran TNI AD berkomitmen untukterus berjuang bersama seluruh komponenbangsa menghadapi ancaman dan bahayaproxy war ini. Dalam kaitan itu, kepadaseluruh Prajurit TNI AD saya perintahkanagar senantiasa membentengi diri, keluargadan juga satuan masing-masing, daripengaruh dan ancaman bahaya proxy war.Perkuat iman dan taqwa kepada TuhanYME, jaga soliditas satuan, serta jadikanselalu Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Wajib TNI sebagai landasan dalam berpikir,berbuat dan bertindak dalam kehidupan paraPrajurit sekalian.Marilah kita pedomani pesan PanglimaBesar Jenderal Soedirman yang disampaikanpuluhan tahun yang lalu, yang masih tetapsesuai untuk kita terapkan dalammenghadapi bahaya dan ancaman proxywar. “Janganlah mudah tergelincir dalamsaat yang akan menentukan nasib bangsadan negara kita, seperti yang kita hadapi pada dewasa ini, fitnah yang besar atauhalus, tipu muslihat yang keras atau yang lemah, provokator yang tampak atausembunyi, semua itu insya Allah dapat kita lalui dengan selamat, kalau saja kita tetapawas dan waspada, memegang teguh pendirian cita-cita, sebagai patriot Indonesiayang sejati.”Selanjutnya melalui kegiatan “SerbuanTeritorial”, saya perintahkan kepada jajaranTNI AD agar tidak hanya menjadikannyasebagai wahana untuk membantu mengatasikesulitan rakyat, tetapi jadikan pula sebagaisarana untuk memenangkan hati dan pikiranrakyat. Suatu kondisi yang sangat pentinguntuk mewujudkan TNI AD yang mencintai dan dicintai rakyatnya. Ingat, rakyatlah yangmenjadi inti kekuatan TNI. Ketika kita dapatmewujudkan hal ini, saya yakin kita akandapat melawan dan mengatasi setiaptantangan dan ancaman, bahkan kita akandapat menghancurkan musuh bangsa dannegara yang paling kuat sekalipun.Akhirnya, pada kesempatan yang sangat baik ini, marilah terus kita gelorakansemangat dan upaya mengingatkan segenapkomponen bangsa, utamanya para pemuda,tentang bahaya dan ancaman tersembunyiini. Pada saat yang sama, mari kitaperkokoh jati diri dan kepribadian bangsa,sebagai daya tangkal yang tangguh dalammenghadapi proxy war di seluruh wilayahtanah air, demi tetap tegaknya dan kejayaanNegara Kesatuan Republik Indonesia.

Para Peserta Upacara sekalian yangsaya hormati,

Demikian amanat saya pada kesempatanupacara bendera tanggal 17 Pebruari 2015.Akhirnya saya ucapkan Selamat Bertugaskepada segenap Prajurit dan PNS TNI ADdimanapun bertugas dan berada.“Berbuatlah yang Terbaik, Berani, Tulusdan Ikhlas”Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa,senantiasa memberikan petunjuk danbimbingan-Nya kepada kita dalam melanjutkanpengabdian kepada TNI AD, Bangsa danNegara Kesatuan Republik Indonesia yangsangat kita cintai.


Sekian dan terima kasih.
Wabillahi taufik wal hidayah,
Wassalamu „alaikum Wr. Wb.,
Shaloom,
Om Santi, Santi, Santi Om

 

Jakarta, 17 Februari 201 5
            Kepala Staf Angkatan Darat,

 

 


                       Gatot Nurmantyo
                Jenderal TNI
Kadispenad :
Aspam Kasad :
Asops Kasad :
Aspers Kasad :
Aslog Kasad :
Asrena Kasad :
Aster Kasad :
Kasahli Kasad :
Sespri Wakasad :
Wakasad :
Sespri Kasad :
Koorspri Kasad :


Berita Lain :